Halaman

Jumat, 13 September 2013

Mobil LISTRIK KTT APEC 100% Karya Anak Indonesia

  KTT apec yang akan di selenggaran Di bali Oktober nanti  dan rencananya  alat transportasi di wilayah KTT akan menggunakan mobil dan bus listrik  produk 100% hasil karya putra bumi pertiwi yang di era tahun 1990 – 1996 swasembada pangan termasuk kedelai. Pemerintah melalui BUMN akan menyediakan berbagai jenis .kendaraan berbahan bakar listrik...ke Tiga tim pembuat mobil dan bus listrik, yakni Ricky Elson, Raffi Desai dan Dasep Ahmadi

“Anak muda tersebut adalah seorang yang sangat genius dan ahli dalam pembuatan motor penggerak. Dia akan menjadi salah satu pimpinan proyek mobil listrik nasional,”

Pemuda PadangRicky Elson menempuh pendidikan di Jepang. Sudah lebih 14 tahun ia di negeri sakura itu. Pemerintah Jepang mematenkan penemuannya tentang 14 teori motor.

 

 
Uji Coba Mobil Listrik Indonesia di KTT APEC
Bus Listrik Akan dipergunakan untuk Apec 2013 di bali


, saat ini tengah bekerja keras untuk menyelesaikan puluhan pesanan yang akan digunakan saat APEC bulan Oktober mendatang di Denpasar. Kita boleh tertinggal dalam memproduksi mobil konvensional, jangan sampai hal serupa juga berlaku dalam produksi mobil listrik. Dijelaskan Dahlan, 

Dasep Ahmadi bersama mobil listrik ciptaannya
Dahlan Iskan memberikan apresiasi cukup tinggi kepada Dasep Ahmadi, sang kreator mobil listrik nasional.




 


Mobil listrik akan jadi ikon mobil resmi pada penyelenggaraan pertemuan Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) di Bali Oktober mendatang. “Kita akan menggunakan seluruh kendaraan yang bergerak di kawasan Nusa Dua dalam rangka pelaksanaan APEC menggunakan green car, terutama kita dorong pemanfaatan mobil listrik,” ujarn Menko Perekonomian Hatta Rajasa 
 PLN Bambang Dwiyanto mengatakan, SPLU ini untuk mendukung pemerintah melakukan kampanye kendaraan berbahan berbakar listrik yang ramah lingkungan.

"Untuk APEC, PLN menyiapkan SPLU-nya. Nantinya SPBU listrik ini akan tersebar di berbagai lokasi di Nusa Dua hingga Kuta. Jumlah charging station yang akan diadakan 12 unit. Dipasang di pusat parkir 8 unit, BNDCC (Bali Nusa Dua Convention Center) 2 unit, dan yang 2 lagi masih menunggu konfirmasi," jelas Bambang .

sedangkan uji Sertifikasi baru bisa diterbitkan bila kendaraan tersebut lulus uji kelaikan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub),” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat di Gedung Kemenperin,   9/13/2013
Menurutnya, mobil listrik tersebut sudah dikirim ke Kemenhub untuk uji kelayakan. Bila sudah selesai, minggu depan sudah langsung ditanda tangani. Mobil listrik oni nantinya akan dikembangkan menjadi proyek national......


Senin, 09 September 2013

Tank Medium Produk Pindat lebih lincah ,taktis dengan senjata kaliber 105

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan penambahan peningkatan anggaran belanja Militer serta kemandirian bangsa dalam memnuhi sistem alustista tanpa tergantung pemasuk dari barat
 
perlahan tapi pasti mulai terwujut PINDAT,  PAL , BATAN , LEN LAPAN,  IPTN , kini giliran Pindat Setelah mengeluarkan ANOA  KOMODO,
KOMODO Rantis



PT Pindad (Persero) akan meluncurkan kendaraan tempur roda rantai atau tank. Tank yang rencananya akan dirilis merupakan tank tempur tipe ringan atau light  dengan bobot 20 ton Kalau light tank kita  punya Prototype awal
Kalau medium kita masih tahapan konsep desain atau mematangkan desainnya seperti apa sih,” tutur Hery.,

(Kepala Departemen Produksi II (Divisi Kendaraan Khusus)



Kepala Divisi Kendaraan Khusus PT Pindad Hery Mochtady menambahkan, tank yang sedang dikembangkan Pindad akan mengacu pada kebutuhan dan permintaan TNI."Kami tidak meniru dari mana-mana. Kami desain menyesuaikan dengan requirement(kebutuhan) kavaleri TNI," ucap dia.Sejauh ini tahapan yang dilalui sudah sampai pada pembuatan desain, yang dirancang dengan melibatkan Kavaleri TNI AD.


 



Pemerintah Indonesia dan Turki telah menandatangani nota kesepahaman mengenai pembuatan alat utama sistem senjata (alutsista) berupa tank ringan atau tank medium.

Penandatangan kerja sama itu dilakukan di sela kegiatan Internasional Defense Industri Fair (IDEF) ke-11 di Istanbul, Turki, awal Mei lalu juga akan melibatkan
dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Pindad dan PT LEN.


,Untuk konsep tank versi light, Pindad mengadopsi tenologi dan desain tank jenis Scorpion buatan Inggris. Nantinya, tank ini, akan dikendalikan oleh tiga orang yakni bertindak sebagai commander, gunner dan driver.“Kalau light tank itu skala scorpion, kalau medium itu skala dengan murder. tapi persenjentaan kita bisa pakai misil anti tank atau pakai 105 kaliber besar,” tambahnya.Untuk komponen, Hery mengakui, pihaknya di Pindad tetap memprioritaskan komponen lokal. Namun, saat komponen tersebut tidak dijual atau dikembangkan di dalam negeri
baru membeli dari luar negeri.Kalau senjata kaliber besar, kita masih impor karena di dalam negeri belum ada. Tapi kita usahakan, setiap kegiatan development setiap. Kalau terpaksa dengan luar negeri, kita harus ada TOT (transfer of technology), apa yang bisa kita ambil dari sana. Minimal kita tahu, konsep desain dan kalkulisinya seperti apa,” tegasnya. harapanya produk tank ini akan seperti pendahulunya ANOA 
Anoa 6x6 APC tipe Komando

yang sudah banyak diminati banyak negara , Panser ini memenuhi memenuhi standar Nato di level 3 lebih baik dari produk cina dan india
Tank medium Pindad memiliki tenaga lebih kecil daripada Leopard. Tank Pindad berkekuatan 500 tenaga kuda, sedangkan Leopard buatan jerman berkekuatan 1.500 tenaga kuda.Ukuran tank medium buatan Pindad yang lebih kecil dibanding Leopard membuatnya lebih lincah dan taktis dalam melakukan manuver dan pergerakan.